Desaku Menatap Dunia

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Monday, August 7, 2017

Lomba Mewarnai Anak Tingkat TK/RA se-Aengpanas

Lomba Mewarnai Anak Tingkat TK/RA Se-Aengpanas dilaksanakan pada tanggal 02 Agustus 2017 di MA At-Thohiriyah. Lomba ini dilatarbelakangi karena salah satu faktor yang mendukung tercapainya target pendidikan disamping tenaga pengajar yang berkualitas, juga di dukung adanya program yang terencana, serta sarana evaluasi yang sesuai dengan kondisi standar pendidikan yang diprogramkan. Salah satu bentuk evaluasi tersebut adalah dengan mengetahui pemahaman santri terhadap materi yang diberikan. Melalui kegiatan formal, melalui tes eveluasi maupun serangkaian kegiatan non formal. Salah satunya yaitu melalui kegiatan kompetisi antar siswa melalui lomba antar TK/RA sederajat. Untuk itu dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan yang ke 72 serta meningkatkan kreatifitas anak dan silaturahmi guru-guru TK/RA desa Aengpanas, kami, KKN 8 Universitas Trunojoyo Madura mengadakan lomba mewarnai anak dalam rangka semarak kemerdekaan ke 72.
Selain itu, lomba mewarnai ini bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas anak dalam berkreasi, meningkatkan keterampilan, dan berimajinasi. Serta memberi manfaat menjalin ukhuwah antar lembaga di desa Aengpanas, pengakraban antarsiswa dari beberapa lembaga, mengembangkan kreativitas dan imajinasi anak, mengembangkan minat dan bakat anak, memilih delegasi lomba mewarnai ke tingkat kecamatan Pragaan.
Dihadiri oleh 13 siswa-siswi dari beberapa lembaga pendidikan TK/RA di desa Aengpanas.Adapun hambatan dari pelaksanaan lomba mewarnai tingkat TK/RA ini, sebagai berikut, keterlambatan peserta lomba dari salah satu lembaga selama satu jam Dari jadwal dimulai pukul 14.00, peserta datang pukul 15.39 WIB, kurangnya koordinasi ke lembaga, tempat yang kurang strategis, sehingga konsentrasi anak mudah terpecah. Sehingga panitia memberikan tambahan waktu kepada peserta yang terlambat dan memberikan keputusan secara adil dan sesuai dengan penilian juri. Berikut nama-nama juara lomba mewarnai se-Aengpanas tingkat TK/RA.
Selanjutnya delegasi ini akan dikirim untuk mengikuti lomba mewarnai tingkat kecamatan se-Pragaan.

Pelatihan Pembuatan Produk Turunan Daun Siwalan

Dusun Cecek menjadi tempat pelatihan pembuatan produk turunan dari daun siwalan. Bagian daun siwalan ini dapat menjadi beberapa produk. Daunnya digunakan untuk membuat tas, kerajinan kuda-kuda yang dapat digunakan sebagai celengan dan wadah kemasan gula merah. Sedangkan lidi dari daun siwalan dapat digunakan untuk membut piring dan tempat parcel.

Pelatihan ini diikuti oleh 19 orang dari kalangan ibu-ibu dusun Cecek. Dipandu oleh ibu Sri Hartati sebagai pemateri pelatihan, warga antusias saat mengikuti pelatihan. Produk tersebut dirasa cukup mudah dan murah, sebab potensi alam yang dimiliki desa Aengpanas khususnya dusun Cecek juga tidak kekurangan pohon siwalan.

Sunday, August 6, 2017

MENGENAL DUSUN PESISIR

Dusun Pesisir adalah Dusun yang letaknya berada di wilayah paling barat Desa Aengpanas. Dusun Pesisir ini dihuni oleh penduduk yang berjumlah lebih kurang 200 jiwa. Selain itu, Dusun tersebut dipimpin oleh seorang apel yang bernama Bapak Raji’i. Pekerjaan sehari-hari dari Bapak Raji’i sendiri adalah seorang pengusaha meubel, dengan jumlah karyawan yang berjumlah 3 orang. Tidak hanya itu, berkaitan dengan tanggung jawab yang harus diemban Bapak Raji’i sebagai seorang apel (Kepala Dusun) dirasa begitu besar.
Sektor pendidikan menjadi salah satu faktor yang paling penting disamping faktor ekonomi dan budaya, sebab dalam perkembangan suatu wilayah jika tidak diimbangi dengan perkembangan pendidikan yang baik, maka akan berdampak buruk pula terhadap wilayah tersebut serta menghambat proses pengembangannya sendiri khususnya. Selain itu, di Dusun Pesisir ini, untuk mayoritas masyarakatnya bisa dikatakan berekonomi menengah ke atas, sehingga dalam hal pendidikan mereka sangat mengutamakannya. Hal tersebut bisa dilihat juga dari banyaknya kalangan muda Dusun Pesisir ini yang menempuh jenjang pendidikan tidak hanya sampai bangku MTs dan MA saja bahkan juga sampai selesai menempuh gelar sebagai seorang sarjana. Tidak hanya itu, meskipun di Dusun Pesisir ini pendidikan sangat diutamakan oleh masyarakat akan tetapi mereka juga tidak lupa memberikan bekal ilmu agama bagi anak-anak mereka dengan menyekolahkannya di lembaga-lembaga islam seperti pondok pesantren yang sudah agak modern.
Keadaan ekonomi masyarakat Dusun Pesisir bisa diketahui dengan melihat kondisi geografisnya, yang hampir di sepanjang jalan menuju Dusun ini kita diperlihatkan hamparan laut yang luas nan indah serta memiliki hasil laut yang melimpah.
Berkaitan dengan mata pencaharian masyarakat Dusun Pesisir amayoritas adalah nelayan, namun ada pula yang sebagian memilih untuk menjadi pengrajin meubel dan memiliki home industri sendiri meskipun dalam bentuk yang relatif kecil serta terbatas. Kemudian yang menjadi salah satu problem di Dusun Pesisir sendiri adalah kurangnya pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) secara optimal sehingga masyarakatnya terkesan malas untuk melakukan pengembangan maupun pembangunan di daerahnya. Di samping itu, dengan berkaca pada penuturan Kepala Dusun Pesisir Bapak Raji’i yang menyampaikan bahwa, “salah satu potensi alam yang dimiliki oleh Dusun Pesisir ini adalah rajungan, namun masyarakat sendiri belum begitu bisa mengembangkannya menjadi suatu produk turunan dan hanya sebatas ditangkap kemudian dijual ke pasar ”.

PROGRAM KERJA KARANG TARUNA


Beberapa program-program kerja yang telah direncanakan oleh ketua karang taruna dari usulan-usulan pemangku jabatan inti antara lain: pelatihan dan praktik pupuk organik di dusun-dusun, pelatihan kerajinan pembuatan produk turunan dari gula merah dan daun siwalan juga lidi, taman baca dan pembuatan web desa guna publikasi profil dan kelancaran akses informasi setiap dusun di desa Aengpanas.
Selanjutnya, program-program tersebut akan dijalankan oleh seluruh anggota karang taruna dengan koordinasi dari tiap bidang. Tiap bidang tersebut dibagi menjadi 6 yaitu, unit kesejaheraan sosial, unit usaha ekonomi produktif, unit organisasi dan perencanaan, unit seni, olahraga dan kebudayaan, hubungan masyarakat (HUMAS), dan unit pendidikan.
Harapan kedepannya, program-program karang taruna dapat dibantu oleh aparat desa dan berjalan dengan baik meskipun ada hambatan dalam pelaksanaan, namun dapat diatasi dengan kerjasama yang baik antar stakeholder yang berkepentingan.

Memoles Manisnya Dusun Galis

Pekarangan dusun galis yang melimpah pohon air nira menjadi peluang yang baik untuk memberi keuntungan ekonomis ...

Selengkapnya ada di...
http://surabaya.tribunnews.com/2017/08/10/polesan-manis-potensi-galis

REKONSTRUKSI KARANG TARUNA

Sebagai aparat desa yang wajib membangun pemerintahan desa yang baik, pemangku jabatan desa Aengpanas bersama peserta KKN Universitas Trunojoyo bekerja sama untuk mengumpulkan pemuda-pemudi desa Aengpanas guna pengaktifan karang taruna yang selama ini sebatas formalitas data. Sebab, meskipun telah dibuat struktur organisasi karang taruna, namun tidak ada aksi atau program-program yang dibuat.
Sehingga dalam hal ini, apartur desa dibantu dengan KKN Universitas Trunojoyo bersinergi melakukan rekonstruksi karang taruna yang telah dilaksanakan pada tanggal 03 Agustus 2017. Pelaksanaan pengaktifan karang taruna tersebut dihadiri oleh perwakilan pemuda dari dusun Nong Malang, dusun Pesisir, dusun Galis, dan dusun Cecek. Adapun partisipasi dari pemuda-pemudi setiap dusun tidak banyak. Dari dusun Nong Malang ada 2, masing-masing 3 dari dusun Galis dan Pesisir, dan 4 pemuda dari dusun Cecek.
Pembentukan kembali struktur organisasi karang taruna tersebut menghasilkan beberapa keputusan yakni: Khoirul Amin dari dusun Pesisir sebagai ketua karang taruna, Komarul Muttaqin dari dusun Galis sebagai wakil, A. Yusri Sulaiman sebagai sekretaris dari dusun Cecek dan Harfan Saraji dari dusun Nong Malang sebagai Bendahara.
Selanjutnya, anggota-anggota akan dipilih dari tiap dusun. Terbentuknya karang taruna ini tidak lepas dari kehadiran sekretaris desa bapak Subairi. “Mengapa karang taruna di desa Aengpanas ini dinamai dengan PERKASA? Sebab, kekuatan karang taruna tetap perkasa sampai generasi-generasi selanjutnya,” tutur Ahmad Subairi saat memberi sambutan.

KEORGANISASIAN DESA AENGPANAS

Struktur organisasi di desa Aengpanas yang saat ini berjalan dikepalai oleh penduduk dusun Galis. Berikut struktur pengorganisasian aparat desa Aengpanas.
Dari struktur organisasi tersebut, pemangku kepentingan yang bertugas, sebagai berikut: