Geografis dan Sosial Budaya

Kondisi Geografis
      Wilayah Desa Aeng Panas secara Geografis berada di 113°38’ BB - 113°40’ BT dan  7°8’ LU - 7°6’ LS. Dengan Topografi wilayah Desa Aeng Panas berada pada ketinggian 0 – 35 m dari permukaan air laut, dimana kondisi daratan dengan kemiringan.
     Secara Administrasi Desa Aeng Panas terletak sekitar 5 Km dari ibu kota Kecamatan Pragaan, kurang lebih 36 Km dari Kabupaten Sumenep, dengan dibatasi oleh wilayah desa-desa tetangga. Di Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Bataal Timur Kecamatan Ganding, Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Karduluk. Disebelah Selatan berbatasan dengan Laut Madura sedangkan disebelah Barat berbatasan dengan Desa Prenduan.
     Luas Wilayah Desa Aeng Panas sebesar 315 Ha. Luas lahan yang ada terbagi dalam beberapa peruntukan, dapat dikelompokkan seperti untuk fasilitas umum, pemukiman, perkebunan, pertanian, kegiatan ekonomi dan lain-lain. Luas lahan yang diperuntukkan fasilitas umum diantaranya luas tanah untuk jalan 10 Ha. luas tanah untuk bangunan umum 57.49 Ha., untuk bangunan umum 10,75 Ha, perkebunan 15,81 Ha,  luas tanah untuk pemakaman 4.50 Ha. Sedangkan untuk aktifitas pertanian dan penunjangnya terdiri dari Lahan Ladang/Tegalan 230,95 Ha, Hutan rakyat 25 Ha.
  Adapun pembagian Wilayah Pemerintahan Desa Aeng Panas terdiri atas 4 Dusun dengan 17 Rukun Tetangga (RT) yang meliputi :
a.    Dusun Pesisir terdiri atas 5 Rukun Tetangga;
b.    Dusun Nong Malang terdiri atas 4 Rukun Tetangga;
c.    Dusun Galis terdiri atas 4 Rukun Tetangga;
d.    Dusun Cecek terdiri atas 4 Rukun Tetangga.
Sosial & Budaya
     Berdasarkan Data Administrasi Pemerintahan Desa(Survei tahun 2015), jumlah penduduk yang tercatat secara administrasi, jumlah total sebanyak 4.678 jiwa, terdiri dari 2.287 jiwa laki-laki dan sebanyak 2.391 jiwa perempuan. Tingkat pertumbuhan penduduk desa Aeng Panas diambil berdasarkan tingkat pertumbuhan rata-rata penduduk Kabupaten Sumenep yaitu 0.89 % (sumber : Sumenep dalam angka).
     Kesehatan sebagai tolok ukur utama terhadap keberhasilan pembangunan taraf hidup masyarakat Desa Aeng Panas. Berdasarkan data yang ada dimana sarana kesehatan yang dimiliki oleh Desa Aeng Panas terdiri atas 1 tenaga bidan, dengan dibantu oleh 20 kader kesehatan Posyandu. Mengingat kondisi geografis dan mulai memahaminya masyarakat Desa Aeng Panas terhadap aspek kesehatan, terutama yang berkaitan langsung dengan fisik mereka yang menyangkut kebersihan, dan minimnya fasilitas air bersih maka beberapa penyakit sering terjangkit dimasyarakat dapat ditekan diantaranya : Diare, Gatal-gatal, Muntaber.

Pendidikan
     Pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan pada umumnya dan tingkat perekonomian pada khususnya. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat kecakapan. Tingkat kecakapan juga akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan. Dan pada gilirannya mendorong munculnya lapangan pekerjaan baru dengan sendirinya dan akan membantu program pemerintah untuk pembukaan lapangan pekerjaan baru guna mengatasi pengangguran. Pendidikan biasanya akan dapat mempertajam sistematika sosial dan pola sosial individu, selain itu mudah menerima informasi yang lebih maju. Hampir 90% masyarakat desa Aeng Panas mengenyam dunia pendidikan mulai dari tingkat SD/MI hingga Strata II.

Mata Pencaharian
     Secara Umum Mata Pencaharian warga masyarakat Desa Aeng Panas dapat teridentifikasi ke dalam beberapa bidang pencaharian seperti : petani, Buruh tani, Padagang, PNS, wiraswasta dan lain-lain.

Agama, Budaya dan Pariwisata
     Dalam perspektif agama, masyarakat di Desa Aeng Panas termasuk dalam kategori masyarakat yang homogeny. Hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat Aeng Panas beragama Islam. Secara cultural, pegangan agama ini didapat dari hubungan kekeluargaan ataupun kekerabatan yang kental diantara mereka. Selain itu perkembangan agama berkembang berdasarkan turunan orang tua ke anak ke cucu. Hal inilah membuat Islam mendominasi agama di Dusun-Dusun Aeng Panas.
     Informasi yang diperoleh melalui wawancara mendalam dari tokoh-tokoh tua, bahwa selama ini pola-pola hubungan antar masyarakat masih banyak dipengaruhi oleh kultur organisasi Islam, Seperti Nahdatul Ulama (NU).
     Prespektif Budaya Masyarakat di Desa Aeng Panas sangat kental dengan budaya Islam. Hal ini dapat dimengerti karena hampir semua desa di Kabupaten Sumenep sangat kuat terpengaruh pusat kebudayaan Islam yang tercermin dari keberadaan Pondok -Pondok Pesantren yang ada di Sumenep. dengan latar belakang demikian, tentu budaya dan pariwisata yang ada berhubungan dengan agama islam, antara lain Asta Gung Ahmad dan Asta Gung Mahmud.


0 comments:

Post a Comment